Berbeda dengan kerasnya tantangan Said Didu, mantan Menkopolhukam Mahfud MD justru memberikan respons yang lebih kalem. Di Yogyakarta, Minggu, Mahfud mengaku belum menerima kabar terbaru mengenai kelanjutan pembentukan komite yang rencananya akan melibatkannya.
"Saya enggak tahu ya. Sampai sekarang, saya belum tahu perkembangannya," ungkap Mahfud MD.
Mahfud menjelaskan bahwa komunikasi resminya dengan pemerintah sudah selesai sejak lama, tepatnya ketika ia menyatakan kesediaannya untuk bergabung. "Komunikasi saya resmi itu sudah selesai lama, yaitu ketika saya diminta dan saya menyatakan, 'Oke', untuk reformasi Polri saya bersedia. Nah, habis itu saya tidak tahu perkembangannya," jelasnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini memilih untuk tidak proaktif menanyakan kelanjutan rencana tersebut kepada Istana. Ia memahami kompleksitas dalam penyusunan tim sepenting ini dan memilih untuk sabar menanti keputusan akhir dari Presiden Prabowo.
Prospek Komite Reformasi Polri
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi telah mengonfirmasi bahwa Mahfud MD bersedia bergabung dalam Komite Reformasi Polri. Komite ini rencananya akan beranggotakan sekitar sembilan tokoh, termasuk beberapa mantan Kapolri.
Namun, hingga kini belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai realisasi pembentukan komite tersebut, memunculkan berbagai spekulasi dan pertanyaan dari publik, termasuk tantangan terbuka dari Said Didu.
Artikel Terkait
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?
Kisah Penjual Es Kue Suderajat Viral: Aparat Minta Maaf, Bantuan Motor hingga Beasiswa Anak Mengalir
Latihan Militer Iran di Selat Hormuz: Respons Langsung Ancaman Serangan AS
Felix Siauw Kritik Prabowo Tandatangani Board of Peace: Ini Kezaliman Nyata