Munculnya Pasukan Pengawal Purbaya
Hensat juga menyinggung tentang munculnya apa yang disebut sebagai "Pasukan Pengawal Purbaya", yang menggunakan teori self representation. "Di mana ada Purbaya, di situ pasti ada liputannya. Hal ini bahkan membuat Kang Dedi Mulyadi (KDM) panik," tambah Hensat.
Optimisme dan Tantangan ke Depan
Menurut Hensat, sosok Purbaya berhasil menimbulkan optimisme di masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar Purbaya tetap berhati-hati. "Optimisme yang terlalu tinggi, jika tidak terwujud, dapat berbalik menjadi kekecewaan yang berkali-kali lipat. Seperti saat awal pemerintahan Jokowi, optimisme sangat tinggi, tetapi ujung-ujungnya kekecewaannya juga besar," katanya.
Oleh karena itu, Hensat kembali mengingatkan mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu untuk berhati-hati. "Ada hal yang harus ditaklukkan oleh Pak Purbaya, yaitu waktu. Masyarakat mau menunggu berapa lama? Jika dia tidak berhasil memperbaiki kualitas ekonomi Indonesia dan kualitas ekonomi keluarga, lama-kelamaan akan berbalik menjadi bumerang," pungkasnya.
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?