Menanggapi berbagai sindiran dan situasi panas tersebut, Cristian Chivu memilih untuk tetap tenang dan profesional. Pelatih Inter Milan itu menolak terpancing dan menegaskan bahwa ia tidak merasa wewenangnya direndahkan.
"Klub berhak melakukan apa yang mereka pikir benar. Saya sebagai pelatih tetap konsisten, saya tidak datang ke sini untuk mengeluh. Saya punya pendekatan yang berbeda dibandingkan orang lain," ujar Chivu seperti dikutip dari Football Italia.
Chivu menambahkan, "Saya tidak tertarik dengan reputasi atau menunjukkan seberapa hebat saya. Selama saya di sini, saya akan berusaha mengubah cara pandang sepakbola di Italia. Mereka suka menangis dan mengeluh."
Chivu Pilih Move On dari Protes Penalti
Mengenai protes penalti yang diangkat oleh Marotta, Chivu bersikap realistis. Ia menyatakan bahwa timnya akan menunggu penjelasan resmi, namun memilih untuk move on karena keputusan wasit tidak akan diubah.
"Kami tidak mencari alasan atau alibi. Kami hanya harus berpikir mengenai sepakbola yang kami mainkan. Pada akhirnya, mereka tidak akan mengubah keputusan hanya karena diprotes. Buang-buang tenaga," tutupnya menegaskan.
Dengan hasil ini, Napoli berhasil meraih poin penuh sementara Inter Milan harus pulang dengan kekalahan yang meninggalkan sejumlah pelajaran dan kontroversi.
Artikel Terkait
Alasan Ahok Mundur dari Pertamina: Beda Pandangan Politik dengan Jokowi Terungkap di Sidang
Eskalasi Iran-AS 2024: Jenderal AS Tiba di Israel, Iran Siap Serang Duluan
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi: Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi
Aturan Baru BGN: Larangan Bawa Pulang Makanan MBG, Ini Tujuan & Dampaknya