Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas di beberapa lokasi berikut:
- Menghindari sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, dengan jarak 8 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.
- Tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer dari puncak.
- Tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 2,5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena bahaya lontaran batu pijar.
Waspadai Ancaman Lainnya
Masyarakat juga diminta untuk terus mewaspadai potensi ancaman lain, seperti awan panas, guguran lava, dan aliran lahar. Ancaman ini terutama di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru, termasuk Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Dengan adanya erupsi ini, diharapkan masyarakat sekitar tetap waspada dan selalu mengikuti perkembangan informasi resmi dari pihak berwenang.
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?