“Kami di Riyadh dicecar oleh anggota AFC dan media mereka soal valid atau tidaknya berita itu. Mereka heran dan mempertanyakan sumbernya, karena dinilai media di Indonesia menyebarkan berita tidak benar,” tegas Yunus.
Indonesia Disebut Tertarik Bergabung
Isu ini pertama kali diungkap oleh media-media Irak yang mengklaim JFA kesal dengan sikap AFC yang dianggap sering menguntungkan negara-negara Asia Barat. Dalam pemberitaan tersebut, Indonesia disebut-sebut sebagai salah satu negara yang tertarik bergabung dengan konfederasi baru bentukan Jepang tersebut.
Hal inilah yang membuat AFC menanyakan langsung ke PSSI mengenai kebenaran informasi tersebut. PSSI pun akhirnya angkat bicara untuk meluruskan kabar yang beredar dan menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarluaskan.
Artikel Terkait
Latihan Militer Iran di Selat Hormuz: Respons Langsung Ancaman Serangan AS
Felix Siauw Kritik Prabowo Tandatangani Board of Peace: Ini Kezaliman Nyata
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya: Kronologi & Analisis Ahli Kasus Ijazah Jokowi
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir