Namun, Lula menekankan bahwa masih banyak potensi kerja sama yang belum tergarap maksimal. Bersama-sama, kita mewakili hampir 500 juta orang. 280 juta di Indonesia, 210 juta di Brasil. Kita memiliki ekonomi berkembang yang kuat,
ujarnya. Ia menambahkan bahwa kedua bangsa masih memerlukan program sosial untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.
Harapan untuk Masa Depan Hubungan Bilateral
Pada kunjungan kenegaraan ini, Lula berharap dapat menghasilkan berbagai kerja sama yang menguntungkan bagi Brasil dan Indonesia. Bidang yang menjadi fokus meliputi politik, ekonomi, sosial, hingga sains.
Saya berharap bahwa dalam kunjungan ke Indonesia ini, dan selama pertemuan kita, kita dapat menjamin keuntungan politik, ekonomi, sosial, sains bagi rakyat Indonesia dan bagi rakyat Brasil,
pungkas Presiden Brasil tersebut.
Kunjungan ini diharapkan dapat membuka babak baru dalam hubungan bilateral Indonesia-Brasil, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran bersama bagi hampir 500 juta penduduk dari kedua negara.
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?