Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 19.25 WIB, tepatnya menjelang pesawat akan berangkat. Menurut penuturan Iskandar, sejumlah pria berpakaian sipil yang diduga adalah polisi tiba-tiba masuk ke dalam kabin pesawat. Mereka didampingi oleh petugas Avsec dan awak kabin Garuda.
Para oknum tersebut membawa surat penangkapan dan menyatakan akan menangkap seorang tersangka kasus judi online bernama Iskandar. “Nama targetnya sama dengan saya. Setelah mereka sadar salah orang, polisi itu langsung pergi begitu saja. Aneh, ada surat penangkapan tapi tak satu pun mengaku dari kepolisian,” jelas Iskandar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai dugaan insiden salah tangkap terhadap Ketua NasDem Sumut ini.
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?