Kusworo mengungkapkan bahwa pembunuhan dipicu oleh sakit hati tersangka atas perkataan korban terhadap ibunya.
"Motif tersangka terungkap bahwa pembunuhan ini dipicu oleh sakit hati akibat perkataan korban terhadap ibu tersangka." jelasnya
"Tersangka merasa emosi dan menganiaya korban hingga tewas, melakukan pencekikan dan pemukulan," tambahnya.
Baca Juga: Kebakaran Kios di Cianjur Akibat Korsleting Listrik, Enam Kios Habis Terbakar
Setelah melakukan aksinya, tersangka, yang merupakan penjual cilor bernama Parid Harja, menutupi mayat korban dengan semak-semak tidak jauh dari rumahnya.
Korban yang sudah tidak bernapas kemudian ditinggalkan di sana.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: tinewss.com
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?