Adanya peringatan besar mengenai tsunami, maka ada kemungkinan gelombang setinggi lebih dari tiga meter berpotensi menghantam negeri sakura ini.
Gempa bumi yang menghantam Jepang hari ini menyebabkan beberapa rumah hancur.
Untungnya, unit militer telah dikerahkan untuk membantu operasi penyelamatan, seraya pihak berwenang masih menilai tingkat kerusakan yang diakibatkan gempa yang terjadi sore tadi.
Pejabat JMA, Toshihiro Shimoyama menyampaikan gempa yang lebih kuat bisa menghantam Jepang.
Lantaran, ada aktivitas seismik yang telah terjadi selama lebih dari tiga tahun dan dapat muncul beberapa hari mendatang.
Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida juga memperingatkan warga untuk bersiap terhadap bencana yang lebih besar.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianhaluan.com
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?