GELORA.ME - Media terkemuka Israel, Haaretz, menyebut bos media sosial X Elon Musk sebagai toxic mogul atau tokoh beracun. Pernyataan sinis Haaretz dilontarkan, justru setelah Elon Musk menyatakan dukungan terhadap Israel untuk memerangi Hamas.
Pengusaha teknologi sekaligus orang terkaya di dunia itu, menyuarakan dukungan untuk Israel usai bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, Senin (27/11).
“Pada akhirnya menghentikan propaganda yang meyakinkan orang untuk terlibat dalam, Anda tahu pembunuhan,” kata Musk. Reuters juga melaporkan, setelah mendengar Netanyahu mengatakan Hamas harus dihancurkan, Musk merespons dengan kalimat, “tidak ada pilihan.”
Haaretz sendiri mengecam pertemuan Netanyahu yang dengan tangan terbuka menerima kedatangan Elon Musk. Apalagi kemudian keduanya mengunjungi lokasi bekas serangan Hamas di wilayah Israel.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya sebagai Saksi Kasus Ijazah Jokowi: Fakta dan Kronologi
Kapolri Tantang Dicopot! DPR RI Tolak Wacana Penggabungan Polri ke Kemendagri
Kapolri Listyo Sigit: Lebih Baik Dicopot Daripada Polri di Bawah Kemendagri
Iran Siaga Tinggi Pasang Mural Ancaman untuk AS, Siap Perang Habis-habisan