"Kadang-kadang saya sebagai anggota dewan melakukan hal seperti ini kemungkinan dia ganggu keluargaku atau hal yang merupakan prinsip hidup.
Itu ji, anak Makassar ki ini, (Itu saja, kita adalah anak Makassar) mending mati daripada malu," ujar RTQ dalam keterangan tertulisnya. RTQ yang diketahui sebagai Ketua Komisi A, dari Fraksi PPP, menjelaskan lebih detail mengenai insiden tersebut.
"Saudaraku semua teman-teman media, terlalu naif jika saya mengklarifikasi dengan membela diri ku, jadi biarkan narasumber lain bercerita terkait lokasi, dan seperti apa awal mulanya," bebernya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Firman yang dikonfirmasi mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan. "Sampai saat ini belum ada laporan masuk (soal adanya keributan yang diduga anggota dewan Makassar)," kata Firman, Kamis (2/11/2023) siang.
Dibeberkan Firman, jika ada pihak-pihak yang merasa dirugikan terkait aksi keributan dalam video beredar, dia meminta agar segera melapor. "Silakan melapor apabila memang ada yang merasa dirugikan, silakan laporkan," kuncinya.
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Kontroversi Trump Center: Protes Seniman & Analisis Hukum Penggantian Nama Kennedy Center
Prediksi Effendi Gazali: Kasus Ijazah Jokowi Baru Selesai 2035, Ini Kata Mahfud MD
Zohran Mamdani: Wali Kota Muslim Pertama NYC Akan Gunakan Alquran Bersejarah dalam Pelantikan 2026
Alfarisi Meninggal di Rutan Medaeng: Kronologi, Dugaan Pelanggaran, dan Tanggapan KontraS