Dia juga meminta pihak-pihak itu tidak mengurusi langkah bakal capres Prabowo Subianto memilih Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal cawapres pendampingnya.
Syahrial menegaskan, langkah yang diambil Prabowo tersebut merupakan keputusan politik dari Koalisi Indonesia Maju (KIM)
"Jangan urusi Pak Prabowo memilih Gibran sebagai cawapresnya. Ini keputusan politik KIM, lawanlah dengan politik," ucapnya.
Lebih lanjut, Syahrial menyinggung sikap pihak-pihak tersebut yang justru menyiapkan gorong-gorong serta menggelar karpet merah walikota kepada putra serta menantu Jokowi dulu.
Menurutnya, pihak-pihak tersebut malah mengabaikan kemarahan Partai Demokrat ketika itu.
"Dulu kalian siapkan gorong-gorong dan karpet merah walikota kepada anak-anaknya Pak Jokowi. Kami marah, Presiden RI disebut petugas partai. Tapi kalian tidak peduli," demikian Syahrial.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Alasan Ahok Mundur dari Pertamina: Beda Pandangan Politik dengan Jokowi Terungkap di Sidang
Eskalasi Iran-AS 2024: Jenderal AS Tiba di Israel, Iran Siap Serang Duluan
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi: Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi
Aturan Baru BGN: Larangan Bawa Pulang Makanan MBG, Ini Tujuan & Dampaknya