"Saya tahu tentang skenario yang dibuat Hizbullah. Setiap langkah yang diambil oleh kelompok perlawanan (Hizbullah) akan menyebabkan gempa besar di entitas Zionis," kata Amirabdollahian pada Sabtu (14/10), seperti dimuat Associated Press.
Amirabdollahian mengatakan bahwa dia akan menghubungi pejabat PBB di wilayah tersebut karena masih ada peluang untuk mengakhiri perang.
"Saya ingin memperingatkan para penjahat perang dan mereka yang mendukung entitas ini sebelum terlambat untuk menghentikan kejahatan terhadap warga sipil di Gaza, karena mungkin akan terlambat dalam beberapa jam," lanjutnya.
Setidaknya 1.300 orang tewas dalam serangan teror Hamas pada 7 Oktober 2023. Sementara lebih dari 2.000 orang telah tewas di Gaza yang dikuasai Hamas sejak Israel melancarkan serangan udara balasan Israel.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?