“HMI Cabang Bengkulu akan menggerakkan massa besar-besaran untuk menyambutkan kedatangan Presiden Jokowi dan akan menyampaikan permasalah yang terus berlarut yang tak kunjung diselesaikan oleh pemerintah maupun aparat penegak hukum.” ucap Sandri.
Berikut beberapa permasalahan di Bengkulu:
1. Persoalan konflik Tambang Pasir Besi illegal milik PT Faminglevto Bakti abadi yang berkonflik dengan masyarakat desa pasar seluma.
2. Konflik agraria perkebunan Sawit di Malin Deman kabupaten Mukomuko antara perusahaan PT DDP dengan masyarakat malin deman.
3. Infrastruktur jalan dan jembatan di provinsi bengkulu yang rusak dan tak kunjung diperbaiki.
4. Kerusakan lingkungan taman nasional kerinci seblat oleh aktivitas tambang ilegal yang berpotensi menimbulkan bencana alam dan kerusakan lingkungan hidup serta mengancam tempat tinggal gajah seblat.
5. PLTU teluk sepang yang mengancam hajat hidup masyarakat dan ekosistem lingkungaan hidup.
6. Refresifitas aparat kepolisian dalam penanganan aksi massa yang berujung kericuhan di bengkulu.
Diketahui Presiden Jokowi dijadwalkan mengunjungi beberapa daerah di Provinsi Bengkulu, diantaranya Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kaur. []
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?