Sementara itu Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) mengatakan tindakan Prigozhin adalah tikaman dari belakang. Mereka telah meminta para pejuang untuk tidak melaksanakan perintah kriminal dan pengkhianatan Prigozhin dan untuk menahannya.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Putin telah diberi pengarahan penuh tentang situasi dengan Prigozhin dan bahwa semua tindakan yang diperlukan sedang diambil.
Sebelumnya, Prigozhin membagikan pesan suara di Telegram yang mengklaim bahwa pasukan Rusia telah menyerang kelompok paramiliternya.
Setelah serangan roket yang dilaporkan di Wagner, Prigozhin menuduh Kementerian Pertahanan Rusia dan secara pribadi bersumpah untuk menghukum para pelaku dan Menteri Pertahanan Sergey Shoigu.
"Ada 25.000 dari kami dan kami datang untuk mencari tahu mengapa ada kekacauan di negara ini," kata Prigozhin.
“25.000 orang ini menunggu sebagai cadangan taktis, dan cadangan strategis adalah seluruh tentara dan seluruh negeri. Siapa pun yang ingin datang dan bergabung! Kita harus mengakhiri kekacauan ini," katanya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Bupati Pati Sudewo Diduga Raup Rp50 Miliar dari Pemerasan Calon Perangkat Desa, Ini Modusnya
Malaysia Klarifikasi 3 Desa Nunukan Masuk Wilayahnya: Hasil Perundingan 45 Tahun
Kronologi Lengkap & Fakta Terbaru Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah di Apartemen Dharmawangsa
Program CKG Prabowo: Benarkah Hemat atau Bikin Anggaran Kesehatan Jebol 2026?