Tangan Memar Donald Trump Jadi Sorotan Saat Resmikan Dewan Perdamaian di Davos
Penampilan Donald Trump saat meresmikan Board of Peace (Dewan Perdamaian) di Davos, Swiss, menarik perhatian publik. Memar yang terlihat jelas di tangan kirinya memicu berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatan mantan Presiden AS yang berusia 79 tahun tersebut.
Penjelasan Trump Soal Memar di Tangannya
Menanggapi spekulasi yang beredar, Trump memberikan klarifikasi kepada wartawan saat dalam penerbangan kembali ke AS menggunakan Air Force One. Ia menyatakan bahwa memar tersebut muncul setelah tangannya terbentur meja di Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos.
Lebih lanjut, Trump mengaitkan mudahnya ia mengalami memar dengan kebiasaan mengonsumsi aspirin dosis tinggi untuk menjaga kesehatan jantungnya.
"Mereka (dokter) bilang minumlah aspirin jika Anda sayang dengan jantung Anda, tapi jangan minum aspirin jika Anda tidak ingin mengalami sedikit memar. Saya minum aspirin dosis besar," ujar Trump.
"Dokter bilang, 'Anda tidak perlu meminum itu, Pak. Anda sangat sehat.' Saya jawab, 'Saya tidak mau ambil risiko,'" tambahnya.
Artikel Terkait
Dino Patti Djalal Peringatkan Pemerintah: Risiko Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza Trump
MBG: Mesin Gizi atau Mesin Uang? Analisis Lengkap Program Makan Bergizi Gratis
Analisis Lengkap Pidato Prabowo di WEF 2026: Visi Kekuasaan untuk Rakyat Lemah dan Program Nyata
Demo Besar Tuntut Provinsi Luwu Raya Blokade Trans Sulawesi, Aktivitas Lumpuh