Dalam cuitan terpisah, Dokter Tifa memang terang-terangan menyentil Jokowi yang disebutnya meremehkan kualitas SD Inpres, padahal kata dia sejak digagas Soeharto 50 tahun lalu, ribuan sekolah SD Inpres di Indonesia masih layak digunakan sampai sekarang dan menjadi salah satu sekolah pilihan masyarakat.
"Ribuan SD Inpres dibangun sejak 50 tahun lalu. Dan banyak yang sampai sekarang masih berdiri dan masih tergunakan dengan baik," ucapnya.
Dokter Tifa lantas menyebut sejak pertama kali berdiri hingga hari ini SD Inpres sudah banyak menghasilkan insinyur berijazah asli. Pernyataan ini adalah sarkas. Sebagaimana diketahui Dokter Tifa beberapa waktu lalu membuat heboh publik dengan menuding Jokowi memakai ijazah palsu dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
"Siapapun yang Sekolah Dasarnya SD Negeri mulai tahun 1973, berarti dia sekolah di SD INPRES. SD Inpres telah melahirkan banyak Insinyur Berijazah Asli!" katanya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi menyinggung kualitas SD Inpres saat memberi keterangan terkait keputusan Pemerintah yang memilih memakai jasa Tenaga kerja asing (TKA) dalam membangun proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dia menyebut pemerintah melakukan hal itu untuk menjaga kualitas IKN.
”Nanti kalau jelek gimana kualitasnya? Kalau hanya 1-2 yang mengarahkan, yang bisa mengontrol, mengawasi supaya hasilnya bisa kualitas baik kenapa tidak? Ndak, ndak, ya karena kita ingin menaikkan level kualitas kita. Jangan sampai nanti hasilnya kayak SD Inpres, mau?” kata Jokowi.
Sumber: populis
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?