Tak hanya itu, Vishwas juga mengklaim telah mendapatkan izin dari seorang pejabat senior untuk mengurasnya.
"Pejabat departemen irigasi memberi tahu saya bahwa air tidak digunakan oleh petani dan saya bisa mengosongkannya sekitar 1 meter, jadi saya menguras air ke kanal dan membuatnya dapat digunakan," katanya seperti dikutip oleh The Times of India, Senin (29/5/2023).
Ponsel akhirnya berhasil ditemukan tetapi tidak dapat dinyalakan karena sudah terendam air.
Otoritas kemudian mencopot Vishwas setelah dia dikritik luas karena membuang-buang sumber air.
India adalah salah satu negara dengan stres air terbesar dan suhu ekstrem menyebabkan kekurangan air yang parah, menyebabkan kerugian panen, kebakaran hutan dan pemadaman listrik.
"Dia memompa air tanpa mencari izin formal. Ini tidak dapat diterima," kata pejabat distrik teratas Priyanka Shukla kepada media lokal.
Otoritas juga telah meluncurkan penyelidikan terhadap pejabat yang mengizinkan perintah Vishwas dilaksanakan.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Anggaran Rp51 Triliun Rehabilitasi Bencana Sumatera: Realistis atau Potensi Korupsi?
Viral Gimah Minta Semeru Dipindah: Kisah Trauma di Balik Celoteh Lucu Warga Lumajang
Roy Suryo Cs Tagih Dasar Hukum Surat Penyetaraan Ijazah Gibran ke Kemendikdasmen
Timothy Ronald Dilaporkan Polisi: Modus Penipuan Sinyal Trading Kripto Manta Rugikan Korban Miliaran