Nantinya, menurut Wahyu, akan dilakukan gelar perkara. Berdasarkan pengakuan ibunya, bayinya itu dilempar ke sumur karena sejak tiga hari lalu sering sakit-sakitan dan menangis terus.
Wahyu belum bisa memastikan apakah ibu tersebut juga akan menjalani pemeriksaan kondisi kejiwaan. Ia juga menyebut faktor perekonomian keluarga yang tergolong pra sejahtera diduga juga memengaruhi pelaku mengambil keputusan tidak benar.
"Kami juga akan menyiapkan tim psikolog karena kondisi ibunya tentu juga mengalami syok," ujarnya.
Sumber: news.republika.co.id
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?