Prodem Ingatkan Prabowo: Bahaya Pemindahan Polri dari Bawah Presiden | Analisis Lengkap

- Selasa, 27 Januari 2026 | 17:25 WIB
Prodem Ingatkan Prabowo: Bahaya Pemindahan Polri dari Bawah Presiden | Analisis Lengkap

Iwan Sumule mengajak berkaca pada insiden keamanan di Venezuela. Menurutnya, mudahnya Istana Nicolas Maduro diterobos terjadi karena tidak adanya komando nasional yang terpusat. Situasi ini menciptakan fragmentasi dalam sistem keamanan dan kelambanan respons pasukan.

"Kalau Polri di bawah Presiden, maka marwah komando bisa kuat. Polri juga dapat merespons dinamika stabilitas keamanan dengan lebih gesit tanpa hambatan birokrasi," jelasnya.

Harapan Prodem: Surat Menjadi Rujukan Kebijakan Presiden Prabowo

Prodem berharap surat mereka menjadi bahan pertimbangan utama Presiden Prabowo Subianto. Iwan Sumule menyatakan kekhawatirannya agar Presiden tidak terjebak dalam narasi kelompok-kelompok yang mengklaim diri prodemokrasi, namun memiliki agenda terselubung untuk mendegradasi kewibawaan kepresidenan.

"Kita harus lawan pihak-pihak yang seolah prodemokrasi tapi sebenarnya ingin menjebak Presiden. Mereka cuma ingin preteli wibawa Presiden," tegas Iwan.

Dia menutup dengan menegaskan bahwa mempertahankan posisi Polri saat ini adalah bentuk penghormatan pada amanah reformasi 1998. Langkah ini dianggap tepat untuk mewujudkan Kepolisian yang profesional, netral, dan terbebas dari pengaruh politik praktis.

Halaman:

Komentar