Prodem Ingatkan Prabowo: Bahaya Pemindahan Polri dari Bawah Presiden | Analisis Lengkap

- Selasa, 27 Januari 2026 | 17:25 WIB
Prodem Ingatkan Prabowo: Bahaya Pemindahan Polri dari Bawah Presiden | Analisis Lengkap

Prodem Ingatkan Presiden Prabowo: Jangan Masuk Jebakan, Polri Harus Tetap di Bawah Komando Presiden

JAKARTA - Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) secara resmi telah mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto. Inti dari surat tersebut adalah penguatan pandangan bahwa kedudukan Polri di bawah Presiden adalah mandat konstitusi dan amanah reformasi 1998 yang tidak boleh diganggu gugat.

Peringatan Keras: Wacana Pemindahan Polri Bisa Berbahaya

Ketua Majelis Prodem, Iwan Sumule, memberikan peringatan tegas. Wacana yang mengusulkan pemindahan posisi Polri ke bawah kementerian dinilai bukan hanya langkah mundur, tetapi juga berpotensi membawa malapetaka bagi bangsa, negara, dan kewibawaan Presiden sendiri.

Sebagai salah satu pendiri Forum Kota (Forkot) yang ikut mencetuskan gerakan reformasi 1998, Iwan menekankan prinsip fundamental: semua institusi sipil yang dipersenjatai harus berada di bawah komando langsung Presiden.

"Sipil yang dipersenjatai itu bahaya kalau berada di bawah kementerian, bisa membahayakan Presiden. Semua yang sifatnya bersenjata itu harus tetap berada di bawah komando langsung Presiden," tegas Iwan Sumule dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

Belajar dari Venezuela: Fragmentasi Komando Adalah Kelemahan

Halaman:

Komentar