Advokat Ahmad Khozinudin Tolak Perdamaian Kasus Ijazah, Beberkan Dugaan SOP Adu Domba dari Solo

- Jumat, 23 Januari 2026 | 23:25 WIB
Advokat Ahmad Khozinudin Tolak Perdamaian Kasus Ijazah, Beberkan Dugaan SOP Adu Domba dari Solo

"Rustam Efendi dan Kurnia Tri Royani diiming-imingi SP-3 dengan syarat menghentikan perjuangan. Saya sendiri juga mendapat ajakan bertemu untuk berdamai," ungkapnya.

Penolakan Keras terhadap Kompromi

Khozinudin menegaskan penolakan kerasnya terhadap segala bentuk kompromi. Ia menyatakan tidak akan pernah berdamai dengan apa yang disebutnya sebagai kebohongan, kepalsuan, dan kezaliman.

"Ijazah palsu tidak bisa direstorasi dengan perdamaian menjadi asli. Ijazah palsu harus diuji dan diadili di pengadilan, bukan dinegosiasikan," tegasnya.

Ia menilai ada upaya sistematis untuk menghindari proses persidangan terbuka dengan membangun narasi perdamaian, dengan tujuan meredam perkara.

Apresiasi dan Tekad Lanjutkan Perjuangan

Di akhir pernyataannya, Khozinudin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang konsisten mengawal proses hukum, termasuk para tersangka, tim hukum, aktivis, dan media.

"Pesan kami tegas: kami menolak berdamai dengan kepalsuan, kebohongan, dan kezaliman. Perjuangan ini akan terus kami lanjutkan," pungkas Ahmad Khozinudin.

Halaman:

Komentar