Modus dan Keuntungan dari Bisnis Ijazah Palsu
Ari mengungkapkan modus operasinya:
- Mengambil desain dan data pemesan dari pencarian Google.
- Membeli stempel universitas secara daring melalui marketplace.
- Mencetak dokumen dengan komputer dan printer pribadi.
Dalam kurun setahun, ia melayani lima pemesan ijazah SMA dan meraup total transaksi sekitar Rp5 juta, dengan keuntungan bersih sekitar Rp1,2 juta. Ari mengaku tidak pernah mendapat komplain dari pelanggannya.
Pernyataan Bersalah dan Kerusakan Integritas Pendidikan
Di akhir persidangan, Ari Pratama menyatakan penyesalan dan mengakui kesalahannya. Ia memahami bahwa perbuatannya telah merusak integritas dunia pendidikan.
Sidang ini juga dihadiri oleh mantan Rektor Unitomo, Bahrul Amiq, sebagai saksi. Kasus ini menyoroti praktik pemalsuan ijazah dan pentingnya verifikasi keaslian dokumen melalui basis data resmi universitas.
Artikel Terkait
Advokat Ahmad Khozinudin Tolak Perdamaian Kasus Ijazah, Beberkan Dugaan SOP Adu Domba dari Solo
Dito Ariotedjo Ungkap Isi Kunjungan Jokowi ke Arab Saudi Saat Diperiksa KPK
Fahri Hamzah Sindir Anies: Gagasan Global South Itu Omongan Prabowo Sudah Lama
KPK Periksa Mantan Menpora Dito Ariotedjo Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024