Kontroversi Cucun Ahmad Syamsurijal: Pernyataan Ahli Gizi Tak Diperlukan untuk Program MBG
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menjadi sorotan publik setelah menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memerlukan ahli gizi. Pernyataan kontroversial ini disampaikan dalam Rapat Konsolidasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Profil dan Karir Politik Cucun Ahmad Syamsurijal
Cucun Ahmad Syamsurijal lahir di Bandung pada 8 November 1972 dan menyelesaikan pendidikan S-3 Administrasi Publik di Universitas Padjadjaran. Politikus PKB ini telah tiga periode menjabat sebagai anggota DPR RI (2014-2019, 2019-2024, dan 2024-2029) dan kini menduduki posisi Wakil Ketua DPR RI periode 2024-2029.
Riwayat organisasinya mencakup berbagai posisi strategis, antara lain Bendahara PC NU Kabupaten Bandung, Ketua PW LP NU Jabar, Wakil Bendahara Umum DPW PKB Jabar, hingga Ketua Bidang Hukum dan Perundang-undangan DPP PKB.
Detik-detik Kontroversi Pernyataan MBG
Kontroversi bermula ketika seorang peserta rapat menyarankan agar Badan Gizi Nasional (BGN) berkolaborasi dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) untuk memenuhi kebutuhan ahli gizi di setiap SPPG. Peserta tersebut mengingatkan pentingnya latar belakang pendidikan gizi untuk memastikan makanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan gizi penerima manfaat.
Artikel Terkait
Bripka AS Tersangka Pembunuh Mahasiswi UMM: Motif, Ancaman Hukuman Mati, dan Pemecatan
Prabowo: Menteri Serba Salah Turun ke Lokasi Bencana, Datang atau Tidak Selalu Dikritik
Luhut Binsar Pandjaitan Didesak Diperiksa Soal PT Toba Pulp Lestari, Dituding Picu Banjir Sumut
Hakim MK Anwar Usman Absen 81 Kali di 2025: MKMK Keluarkan Surat Peringatan