"Coba Anda lihat kaos mereka, rompi mereka, topi mereka. Itu dibikin sendiri itu. Itu kalau dijumlahkan berapa nilainya?," tuturnya.
Maka dari itu, kata dia, melalui dukungan para relawan dan simpatisan yang masif mereka memanfaatkan momentum ini. Menyambut kampanye ini pun dianalogikan oleh Sudirman Said seperti perang gerilya.
"Seperti ibaratnya perang gerilya, gerilya itu tidak ada markas besar. Adanya masyarakat yang iuran, iuran makanan, iuran logistik dan kami menyampaikan penghargaan terima kasih," tandas dia
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Analisis Motif Politik untuk Gibran dan Kaesang
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas dan Kronologi Lengkap
Polisi Gerebek Markas Judi Online Jaringan Kamboja di Palembang, 2 Tersangka Diamankan
Desak Prabowo Copot Dahnil Anzar, Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Cangkem ke Anwar Abbas