"Prabowo-Gibran berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 39,3 persen. Posisi kedua adalah Ganjar-Mahfud dengan elektabilitas sebesar 36,9 persen dan Posisi ketiga adalah Anies-Muhaimin dengan 15 persen,” katanya.
Dia menjelaskan bahwa meski pasangan Prabowo-Gibran unggul namun jarak perolehannya tidak terlalu besar dengan pasangan Ganjar-Mahfud MD. Selisih keduanya hanya sebesar 2,4 persen. Namun pasangan Prabowo-Gibran unggul telak dari Anies-Muhaimin dengan jarak sekitar 24,3 persen. Selain itu, pasangan Ganjar-Mahfud hanya unggul dari Anies-Muhaimin dengan jarak sebesar 21,9 persen.
Sekadar catatan survei dilakukan dengan motede survei tatap muka (face-to-face interview) dengan menggunakan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia. Melibatkan 1.200 responden, margin of error survei ini sebesar 2.9 persen. Survei dilakukan pada tanggal 4 - 12 September 2023.
Survei ini menggunakan metode kuantitatif, juga memperkaya informasi dan analisa dengan metode kualitatif, seperti analisis media, in-depth interview, expert judgement dan focus group discussion.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Pilkada Campuran: Kelebihan, Kekurangan, dan Ancaman Oligarki Menurut Prof. Didik J. Rachbini
KUHP Baru 2026: Ancaman Hukuman Penjara 3 Tahun untuk Penghinaan Presiden di Medsos
Menteri Keuangan Purbaya Tak Bisa Tidur Pantau APBN 2025, Defisit Diprediksi Melebar
Iwakum Kecam Teror pada Pegiat Medsos & Aktivis: Upaya Pembungkaman Kritik di Indonesia