GELORA.ME - Pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia U-20 dipandang sebagai salah pemicu Presiden Joko Widodo tidak sepenuhnya mendukung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres.
Terlebih, secara politik Ganjar sudah menjadi bagian dari kepentingan Megawati Soekarnoputri dan PDIP. Sementara Jokowi, tentu memiliki kepentingan tersendiri pasca lengser dan itu sulit diakomodasi oleh Ganjar kelak.
"Perang dingin politik sepertinya sulit dipungkiri telah terjadi antara Megawati dengan Jokowi," kata Direktur Lanskap Politik Indonesia (LPI) Andi Yusran saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/9).
Dia mengamati, skenario yang disusun Jokowi dirusak Ganjar. Sehingga, wajar jika Jokowi terkesan saat ini bermain dua kaki.
Artikel Terkait
Elektabilitas AHY 2029 Ungguli Gibran & Anies, Survei Terbaru Bocorkan Peringkat
Damai Hari Lubis Buka Suara: Ini Alasan Temui Jokowi dengan Eggi Sudjana & Kisah Firaun
12 Perusahaan Diduga Picu Bencana Ekologis Sumatera, KLHK Lakukan Penegakan Hukum
Kades Kohod Divonis 3,5 Tahun Penjara: Kronologi Kasus Korupsi Pagar Laut Tangerang