Dia menjelaskan, Nasdem dan Anies telah melanggar kesepakatan bersama di KPP, terutama soal penentuan bakal calon wakil presiden (bacawapres) yang seharusnya menjadi hak veto Anies.
"Kan sudah selesai. Kita harus move on dong menuju babak selanjutnya menuju Pilpres 2024 ini. Yaitu, kita membangun koalisi baru dengan teman-teman dari partai-partai lain," ungkapnya.
Maka dari itu, Andi yang pernah menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ini memastikan Demokrat tidak akan menemui kembali Nasdem, termasuk untuk berpamitan dari KPP.
"Bukan kami yang meninggalkan kok. Kok kami yang pamit. Bukan kami yang meninggalkan, tapi kami yang ditinggalkan. Lalu kemudian tiba-tiba diam-diam melakukan pertemuan politik dan Kesepakatan baru dan koalisi baru," ucapnya tegas.
"Karena itu, ini urusannya etika politiknya di situ. Enggak pernah kami diberitahu oleh mas Anies," demikian Andi menambahkan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
KPK Minta Noel Ebenezer Buka Suara Soal Parpol K di Sidang, Bukan di Media
Menteri PU Dody Hanggodo Terbata-bata Dicecar DPR Soal Anggaran Bencana, Ini Kronologinya
Prodem Ingatkan Prabowo: Bahaya Pemindahan Polri dari Bawah Presiden | Analisis Lengkap
Ahok Desak Jaksa Periksa Erick Thohir & Jokowi Soal Korupsi Minyak Mentah Pertamina