"Bisa saja Jokowi jadi Ketua Dewan Penasihat Golkar kalau Luhut mampu mengambil alih kursi ketum dari Airlangga Hartarto," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/7).
Bukan cuma melalui tangan Luhut, Jerry juga memandang hasrat politik Jokowi dalam menguasai Partai Golkar juga tampak dari politisasi hukum.
"Jangan-jangan pemeriksaan Airlangga di Kejaksaan Agung kemarin ada keterkaitan dengan (upaya) mengambil alih Golkar," sambungnya.
Jerry meyakini kisruh internal Partai Golkar menguat ketika Luhut bersama Bahlil Lahadalia menyatakan siap menjadi ketum.
"Tapi pertanyaannya, kontribusi Luhut di Golkar apa? Belakangan dia malah main aman, dengan berpura-pura mendukung Bahlil jadi Ketua Umum Golkar," tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prodem Ingatkan Prabowo: Bahaya Pemindahan Polri dari Bawah Presiden | Analisis Lengkap
Ahok Desak Jaksa Periksa Erick Thohir & Jokowi Soal Korupsi Minyak Mentah Pertamina
KPK Finalisasi Kerugian Negara Kasus Korupsi Kuota Haji 2024, Yaqut-Gus Alex Tersangka
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Keadilan Restoratif Terjungkirbalik, Kata Aktivis