Dari 11 sektor utama di S&P 500, sektor consumer discretionary mencatat kenaikan tertinggi, sedangkan sektor materials mengalami tekanan terberat. Musim laporan keuangan kuartal III-2025 masih berlangsung. Lebih dari 300 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan kinerjanya, dengan 83% di antaranya berhasil melampaui ekspektasi analis menurut data LSEG.
Sentimen Perdagangan dan Volume
Sentimen perdagangan hari ini cenderung hati-hati. Di NYSE, jumlah saham yang melemah mengalahkan yang menguat dengan rasio 1,34:1. Sementara di Nasdaq, rasio penurunan terhadap kenaikan mencapai 1,6:1. Volume perdagangan tercatat 19,62 miliar saham, lebih rendah dari rata-rata 20 hari sebesar 21,11 miliar saham.
Saham AI: Nvidia dan Amazon Jadi Penggerak Pasar
Saham-saham terkait AI kembali menjadi primadona. Saham Nvidia (NVDA) menguat lebih dari 2%, dan Amazon (AMZN) melonjak lebih dari 4%. Namun, Nvidia sempat kehilangan momentum akibat kekhawatiran kebijakan perdagangan AS-China terkait ekspor chip AI seri Blackwell ke Tiongkok, yang dianggap dapat mengancam keamanan nasional AS.
Prospek dan Laporan Perusahaan yang Dinantikan
Pasar kini memusatkan perhatian pada laporan keuangan perusahaan teknologi besar yang akan memberikan gambaran lebih jelas tentang tren AI. Laporan dari Advanced Micro Devices (AMD) dan Palantir Technologies (PLTR) pekan ini sangat dinantikan. Lebih dari 100 perusahaan lainnya, termasuk Palantir yang melaporkan hasilnya Senin malam, juga akan merilis laporan keuangan.
Artikel Terkait
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak, dan Prospek ke Depan
IHSG Rawan Koreksi 5 November 2025: Analisis Teknis & Rekomendasi Saham PTBA, MYOR, HEAL
IHSG Melemah 0,51% ke 8.200, RISE dan IPAC Jadi Top Losers Terbesar
CBRE (Cakra Buana Resources Energi) Raih Pinjaman Rp803 Miliar dari BRI untuk Kapal Hai Long 106: Strategi dan Dampaknya