“Jadi kami mengamati ini ketika malam dan harus menginap, karena keluarnya pada malam. Semut ini akan bertindak agresif ketika ada yang mengancam sarangnya,” ungkap Jayus.
Menurutnya, semut di alam berfungsi sebagai penyubur tanah, bioindikator, dan predator hama. Semua manfaat semut tersebut perlu dikaji lebih mendalam dan dapat menjadi salah satu pengayaan penelitian tentang serangga ini berikutnya.
“Dinomyrmex Gigas biasanya mengonsumsi cairan lengket yang kaya akan gula yang disekresikan oleh kutu daun. Namun, mereka juga akan mengonsumsi serangga dan kotoran burung sebagai asupan protein mereka,” bebernya.
Tak hanya bagi kesuburan tanaman, Dynomyrmex Gigas ternyata juga memiliki manfaat untuk manusia. Menurut penelitian, semut ini memiliki kelenjar metaplural yang bermanfaat untuk bahan pembuatan antibiotik.
Mungkin manfaat ini pula yang membuat harga semut ini bisa mencapai jutaan rupiah. Seekor ratu semut ini pernah dibeli seharga USD3.500 atau sekira Rp53 juta di Rusia.
Sumber: herald
Artikel Terkait
Longsor Cisarua Bandung: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas
Meteor Jatuh di Danau Maninjau 2026? Ini Klarifikasi Resmi Polisi
Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Lombok Tengah: 5 Santriwati Korban, Pelaku Diduga Petinggi MTF