Meski memulai gim pertama dengan tempo lambat dan sempat tertinggal, Jawara All England 2024 ini segera menemukan ritme. Pukulan menyilang dan smash keras menjadi senjata utamanya, membawanya unggul 11-9 pada interval pertama dan akhirnya mengamankan gim pertama 21-14. Pada gim kedua, Jonatan langsung menekan, memimpin 11-6 di interval. Meski Johannesen mencoba membalas dengan reli panjang, Jonatan tetap tak terbendung dan menutup laga dengan skor identik.
Pencapaian Gemilang Jonatan Christie di Luar Ekspektasi
Gelar Hylo Open 2025 ini merupakan gelar ketiga Jonatan Christie dalam empat turnamen terakhir, setelah sebelumnya menjuarai Korea Open 2025 dan Denmark Open 2025. Rentetan hasil gemilang ini diakuinya sebagai sesuatu yang tidak pernah terbayangkan, terutama setelah memutuskan keluar dari Pelatnas PBSI Cipayung dan menjalani proses rehabilitasi.
"Ada campur tangan Tuhan dalam apa yang saya raih sejauh ini," ungkap Jonatan. Secara teknis, ia mengaku telah mempersiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi pergerakan kaki lawan yang cepat. Namun, ia menekankan bahwa perjalanannya kali ini adalah sebuah anugerah.
"Tiga gelar dalam empat turnamen terakhir sesuatu yang tidak terpikirkan... Saya sangat bersyukur," imbuhnya. Jonatan menyimpulkan bahwa pencapaiannya selama tur Eropa, yang dijalaninya bersama tim kecilnya, jauh melampaui ekspektasi. Fokus utamanya hanyalah memberikan penampilan terbaik dan menikmati setiap momen pertandingan.
Artikel Terkait
Hasil Liga Champions: Liverpool Kalahkan Real Madrid, PSG Takluk dari Bayern
Live Streaming Selangor FC vs Persib Bandung Malam Ini di Vision+: Jadwal dan Link
Rawinda Prajongjai: Karier Baru dari Atlet ke Pelatih Sukses Thailand
Timnas Amputasi Indonesia Berebut Tiket Piala Dunia 2026 di Piala Asia 2025 Jakarta