Presiden AS Donald Trump membalas dengan ancaman serangan yang jauh lebih dahsyat daripada serangan sebelumnya ke fasilitas nuklir Iran. Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengklaim "armada besar" AS sedang mendekati Iran dan siap bertindak. Ia mendesak Teheran segera kembali ke meja perundingan untuk kesepakatan nuklir tanpa senjata.
Misi Iran di PBB: Siap Dialog Tapi Juga Siap Bertahan
Misi Iran untuk PBB menegaskan kesiapan mereka untuk dialog berdasarkan rasa saling hormat. Namun, mereka juga memperingatkan bahwa jika dipaksa, Iran akan membela diri dengan respons yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ketegangan ini terjadi di tengah laporan tentang penindasan protes besar-besaran di Iran yang menewaskan ribuan orang.
Kapal Induk AS di Perairan Timur Tengah
Kelompok tempur kapal induk USS Abraham Lincoln dilaporkan telah berada di perairan Timur Tengah, memperkuat ancaman militer AS. Trump menekankan bahwa waktu untuk bernegosiasi hampir habis dan mendesak Iran untuk membuat kesepakatan sebelum serangan yang "jauh lebih buruk" terjadi.
Artikel Terkait
Oknum Polisi dan TNI Tuduh Es Gabus Pakai Spons, Hasil Lab Buktikan Aman
Proyek Lumbung Pangan Prabowo Disorot: Anggaran 2025 Dipakai di 2024 & Daftar Potensi Kerugian
Motor Pemberian Kapolres ke Penjual Es Kue Viral Dipakai Anak Ngojek, Dedi Mulyadi Syok
TNI Beri Bantuan Kulkas dan Kasur ke Pedagang Es Gabus, Pelaku Kekerasan Dihukum