SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Analisis Lengkap Strategi Pengalihan Isu & Dampak Restorative Justice

- Kamis, 29 Januari 2026 | 07:25 WIB
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Analisis Lengkap Strategi Pengalihan Isu & Dampak Restorative Justice

Situasi ini terlihat aneh, di mana Eggi Sudjana yang awalnya mengajak Roy Suryo sebagai tim ahli, memilih berdamai dengan Jokowi, lalu justru melaporkan mantan sekutunya. Sementara Damai Hari Lubis terlihat memiliki dinamika tersendiri dengan Ahmad Khozinudin sebagai sesama pengacara.

Peran Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin diakui sebagai kunci bertahannya kasus ijazah ini hingga kini, berkat keahlian teknis dan ketangguhan pembelaan hukum mereka yang konsisten.

Strategi Pengalihan yang Menguntungkan?

Pasca pertemuan di Solo dan terbitnya SP3, situasi sangat menguntungkan pihak Jokowi. Fokus publik dan proses hukum terhadap inti kasus ijazah nyaris ter-skoring atau terhenti. Namun, banyak pihak mulai mengingatkan agar semua kembali ke pokok persoalan utama.

Langkah Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, jika dilihat dalam polarisasi politik saat ini, berpotensi membatasi panggung mereka sendiri dan justru mengaburkan posisi mereka di mata publik.

Kesimpulan: Kembali ke Laptop

Meski strategi pengalihan isu lewat SP3 ini tampak efektif untuk sementara, tuntutan untuk "kembali ke laptop" – fokus pada investigasi substansi keaslian ijazah – akan terus mengemuka. Kejelasan hukum dan fakta mengenai dokumen pendidikan presiden tetap menjadi tuntutan publik yang tidak boleh tenggelam.

Halaman:

Komentar