Dampak paling mengerikan adalah pada jantung. Pengguna berisiko tinggi mengalami aritmia atau gangguan irama jantung. Dalam dosis berlebihan, jantung bisa kehilangan kendali dan berhenti berdetak secara tiba-tiba (sudden cardiac arrest).
2. Kerusakan pada Paru-Paru dan Otak
Selain jantung, menghirup gas ini langsung dapat merusak jaringan paru-paru. Efek euforia yang dirasakan juga bersifat merusak otak, berpotensi menyebabkan gangguan cara berpikir dan adiksi jika digunakan terus-menerus.
Perkembangan Penyelidikan Kasus Terkini
Menyikapi temuan barang bukti di TKP, polisi mengaku telah mengirimkan seluruh barang bukti, yang diduga termasuk tabung Whip Pink, ke Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri untuk diperiksa lebih lanjut.
"Hasil uji lab akan disampaikan oleh para ahli agar tidak terjadi simpang siur informasi. Penyidik sedang bekerja, kami mohon waktu," ujar Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo.
Kesimpulan dan Peringatan
Penyalahgunaan Whip Pink atau Nitrous Oxide untuk nge-whip bukanlah aktivitas yang aman. Di balik sensasi euforia sesaat, tersimpan risiko fatal seperti henti jantung mendadak, kerusakan organ permanen, dan kematian. Masyarakat dihimbau untuk menggunakan produk tersebut semata untuk keperluan kuliner sesuai fungsinya dan menjauhi penyalahgunaannya.
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi: Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi
Aturan Baru BGN: Larangan Bawa Pulang Makanan MBG, Ini Tujuan & Dampaknya
Polisi dan TNI Minta Maaf, Hasil Lab Buktikan Es Gabus Aman dari Spons
Bahaya Gas Tertawa Whip Pink: BNN Peringatkan Risiko Kematian Pasca Kasus Lula Lahfah