"Yang tidak adil, itu kan para nakes dan para guru protes, terutama yang sudah mengabdi lama. Saya berharap ini menjadi efek domino bagi presiden untuk menyelesaikan PPPK yang ada," tuturnya.
Gaji Pengantar Makanan Lebih Tinggi dari Guru?
Edy Wuryanto memberikan contoh konkret yang memprihatinkan. Ia menyebutkan bahwa sopir atau pengantar makanan dalam program pemerintah seperti Moderat Beras Gratis (MBG) bisa mendapatkan gaji yang lebih tinggi dibandingkan guru honorer yang mendidik anak-anak.
"Mereka (guru dan nakes) kuliahnya berdarah-darah, kok tiba-tiba sama negara yang memberi kerja perlakuannya berbeda," pungkasnya dengan nada heran.
Ia mengimbau agar persoalan krusial ini segera dibahas dan dikoordinasikan dengan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya agar polemik pengangkatan PPPK bagi guru dan tenaga kesehatan tidak terus berlarut-larut dan menimbulkan gejolak yang lebih luas.
Artikel Terkait
Menhan Sjafrie Tegaskan Kesiapan TNI Hadapi Perang Berlarut untuk Jaga NKRI
Oknum Polisi Bengkalis Ditangkap Saat Pesta Narkoba di Hotel: Fakta & Kronologi Lengkap
Uang Rp2,6 Miliar dalam Karung: KPK Ungkap Modus Pemerasan Bupati Pati untuk Jabatan Desa
Roy Suryo Klaim Tersangka Kasus Ijazah Jokowi adalah Pelanggaran HAM Berat