Jenazah Pramugari Florencia Lolita Wibisono Teridentifikasi Setelah Kecelakaan Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri secara resmi mengumumkan identitas jenazah pramugari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport. Jenazah tersebut teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Kedokkes Polda Sulsel, Kombes Muhammad Haris, dalam konferensi pers di Posko DVI Polda Sulsel pada Rabu, 21 November 2026.
Proses Penemuan dan Evakuasi Jenazah
Jenazah Florencia ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 14.20 WITA. Lokasi penemuannya berada di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Jenazah berhasil dievakuasi dari jurang sedalam sekitar 200 meter.
Kondisi jenazah saat ditemukan dalam posisi tengkurap dengan tubuh yang masih relatif utuh, meskipun terdapat kaki kanan yang patah. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar pada Selasa malam, 20 Januari 2026, untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Artikel Terkait
Kasus Ijazah Jokowi: Menunggu Keputusan Kejaksaan, P21 atau P19?
Hoaks Bumi Kehilangan Gravitasi 7 Detik 12 Agustus 2026: Fakta dan Penjelasan Sains
Purbaya Klaim Bisa Perkuat Rupiah ke Rp17.000 dalam 2 Malam, Ini Kata Lengkapnya
Barang Pribadi Pramugari Esther Ditemukan di Lokasi Jatuhnya Pesawat IAT di Gunung Bulusaraung