Metode Identifikasi Korban oleh Tim DVI
Keberhasilan identifikasi ini merupakan hasil dari metode ilmiah yang ketat oleh Tim DVI, yang mencocokkan dua set data utama:
- Data Post Mortem: Data yang diperoleh dari pemeriksaan jenazah untuk mengetahui penyebab kematian.
- Data Ante Mortem: Data pribadi korban saat masih hidup, meliputi data vital, rekam gigi, sidik jari, dan barang kepemilikan.
Kombes Muhammad Haris menjelaskan, "Jenazah dengan nomor post mortem 62B.01 cocok dengan data ante mortem nomor AM004. Teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono, perempuan, berusia 33 tahun."
Florencia Lolita Wibisono tercatat sebagai korban kedua yang berhasil ditemukan dan diidentifikasi dari musibah kecelakaan pesawat ATR di kawasan Gunung Bulusaraung ini.
Artikel Terkait
Roy Suryo Klaim Tersangka Kasus Ijazah Jokowi adalah Pelanggaran HAM Berat
Kasus Ijazah Jokowi: Menunggu Keputusan Kejaksaan, P21 atau P19?
Hoaks Bumi Kehilangan Gravitasi 7 Detik 12 Agustus 2026: Fakta dan Penjelasan Sains
Purbaya Klaim Bisa Perkuat Rupiah ke Rp17.000 dalam 2 Malam, Ini Kata Lengkapnya