FPI lebih lanjut menegaskan bahwa salat tidak boleh dijadikan bahan lelucon. Mereka menilai tindakan Pandji yang memperolok preferensi memilih pemimpin yang rajin salat adalah bentuk penghinaan terhadap sunnah Nabi Muhammad SAW.
Organisasi itu juga menyebut analogi yang digunakan Pandji dalam materinya, seperti menyamakan salat dengan kepintaran, merupakan kesesatan berpikir yang merendahkan ibadah salat.
Tuntutan FPI kepada Pandji Pragiwaksono dan Netflix
Dalam suratnya, FPI menuntut beberapa hal, antara lain:
- Meminta Pandji Pragiwaksono untuk bertaubat nasuha dan meminta maaf kepada umat Islam.
- Mengawal proses hukum terkait dugaan penistaan agama ini.
- Meminta platform streaming Netflix untuk menghapus, memotong, atau menyensor materi kontroversial dalam stand up comedy Mens Rea tersebut.
Peringatan untuk Komedian Lain
FPI juga mengimbau para komedian dan pelawak agar tidak menjadikan simbol atau ajaran agama apa pun sebagai bahan candaan. Surat itu menegaskan bahwa Indonesia adalah negara berdasarkan Pancasila yang menjunjung tinggi agama.
Artikel Terkait
Habib Rizieq Kritik Pandji Pragiwaksono: Jangan Lecehkan Salat, Demo dan Laporan Polisi Bergulir
Menlu Sugiono: Indonesia Masuk Mode Survival Hadapi Dunia yang Semakin Abu-Abu
Yoon Suk Yeol Dituntut Hukuman Mati: Kronologi, Fakta, dan Jadwal Putusan
Cara Efektif Mengubah Teks ke Slide Presentasi dengan AI PPT Maker 2025