Donald Trump Tolak Hukum Internasional: Hanya Ikuti Moralitas Pribadi dan Ambisi Greenland

- Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:50 WIB
Donald Trump Tolak Hukum Internasional: Hanya Ikuti Moralitas Pribadi dan Ambisi Greenland

Aksi Nyata: Penangguhan Dukungan untuk Lembaga Internasional

Pada hari Kamis, Trump membuktikan ucapannya dengan menandatangani memorandum yang menangguhkan dukungan AS untuk 66 organisasi, badan, dan komisi internasional, termasuk beberapa badan di bawah PBB. Alasannya, lembaga-lembaga tersebut dinilai "beroperasi bertentangan dengan kepentingan nasional, keamanan, kemakmuran ekonomi, atau kedaulatan AS."

Ambisi AS terhadap Greenland dan Reaksi Internasional

Dalam wawancara yang sama, Trump kembali menegaskan pendiriannya bahwa Greenland harus berada di bawah kendali Washington. Posisi ini diperkuat oleh wakil kepala staf kebijakannya, Stephen Miller, yang dalam wawancara dengan CNN menyatakan bahwa "posisi resmi" Washington adalah "AS harus memiliki Greenland sebagai bagian dari keseluruhan aparat keamanan."

Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menanggapi serius pernyataan Trump ini. "Jika AS menyerang negara NATO lain secara militer, semuanya akan berhenti – termasuk NATO itu sendiri," peringatnya. Reaksi juga datang dari Uni Eropa dan Inggris, yang mengeluarkan pernyataan bersama untuk membela status Greenland sebagai bagian dari Kerajaan Denmark.

Pernyataan dan tindakan Trump ini semakin mengukuhkan kebijakan luar negeri AS yang unilateral dan menuai kritik serta kekhawatiran dari berbagai pihak di kancah global.

Halaman:

Komentar