Penurunan Berat Badan Drastis dan Dugaan Tekanan Psikologis
Selama masa penahanan, Alfarisi dilaporkan mengalami penurunan berat badan yang sangat ekstrem, mencapai 30 hingga 40 kilogram. Kondisi ini, menurut Fatkhul, mengindikasikan adanya tekanan psikologis berat serta kuatnya dugaan tidak terpenuhinya standar minimum kondisi penahanan dan layanan kesehatan di dalam rutan.
"Situasi tersebut secara nyata bertentangan dengan Standar Minimum PBB untuk perlakuan terhadap narapidana yang mewajibkan negara memastikan pemenuhan hak atas kesehatan fisik dan mental bagi setiap tahanan tanpa diskriminasi," tegas Fatkhul.
Kronologi Terakhir Sebelum Meninggal
Keluarga Alfarisi melakukan kunjungan terakhir pada 24 Desember 2025. Saat itu, Alfarisi dikabarkan tidak menunjukkan keluhan kesehatan yang serius. Namun, enam hari kemudian, pada 30 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, ia meninggal dunia di dalam rutan.
Berdasarkan keterangan rekan satu sel, sebelum meninggal, Alfarisi sempat mengalami kejang-kejang. Jenazahnya telah dipulangkan ke Sampang, Madura, dan dimakamkan di pemakaman umum setempat.
Artikel Terkait
Kontroversi Trump Center: Protes Seniman & Analisis Hukum Penggantian Nama Kennedy Center
Prediksi Effendi Gazali: Kasus Ijazah Jokowi Baru Selesai 2035, Ini Kata Mahfud MD
Zohran Mamdani: Wali Kota Muslim Pertama NYC Akan Gunakan Alquran Bersejarah dalam Pelantikan 2026
Ramalan Dukun Peru 2026: Trump Sakit Parah & Maduro Kabur dari Venezuela?