Haytham Tabtabai dikenal sebagai tokoh senior Hizbullah yang pernah memimpin pasukan elit Unit Radwan. Sejak 2016, Amerika Serikat telah menetapkannya sebagai teroris dan menawarkan hadiah hingga US$5 juta bagi informasi mengenai keberadaannya.
Respons atas Serangan
Hizbullah menyatakan masih mempertimbangkan respons terhadap serangan ini. Sementara itu, Presiden Lebanon Joseph Aoun mengecam keras tindakan Israel dan meminta komunitas internasional turun tangan menghentikan agresi.
Eskalasi Konflik Israel-Hizbullah
Konflik antara Israel dan Hizbullah kembali meletus pada 2023, sehari setelah serangan Hamas ke Israel. Pertempuran besar tahun sebelumnya menewaskan lebih dari 4.000 orang di Lebanon dan menghancurkan wilayah luas, menurut laporan Bank Dunia.
Serangan pada Minggu ini terjadi hampir setahun setelah gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah, dan dikhawatirkan memicu eskalasi baru. Situasi ini semakin sensitif menyusul kunjungan Paus Leo XIV ke Lebanon yang akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang.
Artikel Terkait
Gaji Pegawai Pajak 2024: Tunjangan Kinerja (Tukin) Capai Rp100 Juta+ Per Bulan
Keracunan Massal MBG Soto Ayam di Mojokerto: 261 Siswa Terdampak, 121 Dirawat
Denada Buka Suara Soal Gugatan Anak Kandung & Tuntutan Rp 7 Miliar: Fakta Terbaru
Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran: Analisis Protes Berdarah & Ancaman Balasan