Desakan Pemecatan dari Dalam Negeri
Tekanan untuk memecat Ainul Yaqin juga datang dari dalam negeri. Sejumlah warganet melalui akun X menyampaikan kritik langsung kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Pengguna @elisa_jkt mengaku telah mengirim surat tuntutan pemberhentian Ainul, sementara @marukonahu dan @isuzucarpenter menilai Ainul tidak pantas menjabat sebagai Komisaris Transjakarta karena akhlaknya yang dinilai tidak mencerminkan nilai-nilai positif.
Latar Belakang Kontroversi
Kontroversi bermula dari rekaman orasi Ainul Yaqin yang mengenakan jaket Ansor, dimana dia menyampaikan ancaman akan menggorok leher dan menyebut halal darah mereka yang menghina kiai dan ulama. Pernyataan ini menuai reaksi keras mengingat posisinya sebagai Komisaris BUMD, Hafizh Quran, dan tenaga ahli Menteri Agama.
Sebelumnya, sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) juga telah menyampaikan kecaman terhadap pernyataannya tersebut.
Artikel Terkait
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel, Benarkah?
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Penjual Es Gabus
Fakta Kain Kabah untuk Jeffrey Epstein: Kronologi & Dokumen Rahasia Terungkap
Kritik DPR: Iuran Indonesia Rp16,7 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Dikhawatirkan Dukung Militer Israel