Ia juga menambahkan harapan agar Jokowi segera melakukan "tobat nasuha". Saiful lebih lanjut membandingkan bahwa menjadi tukang kusen kayu yang jujur dinilainya lebih terhormat daripada menjadi politisi yang mengobral kebohongan.
Kritik juga ditujukan terhadap proses pencalonan Gibran Rakabuming Raka, anak sulung Jokowi, yang dinilai tidak memiliki kecakapan memadai dan mengakali konstitusi.
"Akhirnya yang terjadi Jokowi hidup merana, penuh penyakit dan nantinya dikutuk oleh sejarah," pungkas Saiful menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002: Fakta, Lokasi, & Kaitannya
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Harus Konversi ke SHM
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel, Benarkah?