Jokowi: Transportasi Massal Adalah Layanan Publik
Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa prinsip dasar pembangunan infrastruktur transportasi massal seperti Whoosh bukan mencari laba, melainkan mengejar keuntungan sosial. Jokowi menjelaskan bahwa Whoosh merupakan solusi krusial untuk mengatasi kerugian ekonomi akibat kemacetan parah di kawasan megapolitan.
Kerugian Ekonomi Akibat Kemacetan
Jokowi memaparkan data kerugian ekonomi yang signifikan akibat kemacetan. Di Jakarta saja, kerugian mencapai Rp65 triliun per tahun, sementara untuk kawasan Jabodetabek plus Bandung kerugiannya telah melampaui Rp100 triliun per tahun. "Prinsip dasar transportasi massal, transportasi umum itu adalah layanan publik. Ini kita juga harus ngerti, bukan mencari laba," tegas Jokowi.
Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur transportasi yang berorientasi pada pelayanan publik dan dampak sosial ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?