Klaim Tidak Bahas Pengadaan Chromebook
Baik Abby maupun Najelaa menegaskan bahwa tidak pernah ada pembahasan mengenai pengadaan Chromebook atau perangkat teknologi tertentu dalam grup tersebut.
"Konteksnya adalah bagaimana sistem pendidikan bisa didukung teknologi. Tidak ada juga pembahasan harus menggunakan Chrome atau Chromebook," tegas Abby.
Najelaa juga menegaskan: "Saya tidak pernah ikut membahas, baik secara langsung maupun di WA group khusus, tentang persiapan atau perencanaan pengadaan Chromebook."
Topik Diskusi Utama dalam Grup
Menurut pengakuan Abby, percakapan dalam grup "Mas Menteri Core Team" mencakup gagasan besar seputar:
- Paradigma baru asesmen pendidikan
- Penyederhanaan beban administrasi guru
- Pemanfaatan teknologi digital untuk pembelajaran
- Penguatan literasi dan inovasi kurikulum Merdeka Belajar
Dokumentasi Percakapan
Abby mengungkapkan bahwa ribuan halaman percakapan dari grup tersebut telah dicetak untuk kepentingan dokumentasi hukum.
"Ada sekitar seribu lembar percakapan yang kami print. Mungkin nanti, kalau waktunya tepat, bisa kami tunjukkan ke media," kata Abby.
Keberadaan grup ini menunjukkan bagaimana Nadiem Makarim membentuk tim inti untuk merancang strategi kebijakan pendidikan nasional dengan melibatkan berbagai pakar pendidikan terkemuka di Indonesia.
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?