Berikut adalah beberapa keuntungan utama melakukan umrah secara mandiri:
- Lebih Hemat Biaya: Jemaah tidak perlu membayar biaya tambahan atau markup dari biro perjalanan, sehingga total biaya umrah bisa lebih efisien.
- Fleksibilitas Jadwal: Jemaah bebas menentukan jadwal keberangkatan dan kepulangan sesuai keinginan, tanpa terikat dengan jadwal rombongan.
- Kebebasan Beribadah: Pengalaman spiritual menjadi lebih personal dan khidmat karena jemaah dapat menyesuaikan ritme dan waktu ibadah sesuai kebutuhan pribadi.
Kekurangan dan Tantangan Umrah Mandiri
Di balik kelebihannya, terdapat beberapa tantangan yang harus diwaspadai:
- Urusan Administrasi yang Rumit: Jemaah harus mengurus semua dokumen perjalanan secara mandiri, mulai dari paspor, visa umrah, tiket pesawat, hingga akomodasi hotel.
- Risiko Perjalanan: Potensi tersesat, kesulitan berkomunikasi dengan penduduk lokal, dan risiko penipuan dari pihak yang tidak bertanggung jawab lebih tinggi.
- Kurangnya Panduan: Bagi jemaah pemula, kurangnya informasi dan panduan di lokasi dapat menyulitkan dan berakibat fatal.
- Risiko Ilegal: Jika tidak mendaftar melalui sistem Nusuk, jemaah berisiko tidak memiliki izin resmi dari pemerintah Saudi, yang dapat berujung pada pembatalan keberangkatan atau deportasi.
Dengan disahkannya aturan ini, calon jemaah yang memilih untuk melakukan umrah mandiri diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan matang, terutama dalam memahami prosedur pendaftaran melalui aplikasi Nusuk untuk memastikan perjalanan ibadah berjalan lancar dan aman.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya: Kronologi & Analisis Ahli Kasus Ijazah Jokowi
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional