Keamanan Pangan sebagai Kunci Keberhasilan MBG
Agar semua tujuan program ini tercapai dengan baik, keamanan pangan adalah aspek kunci dalam pelaksanaan MBG. Menurut Hardinsyah, aspek keamanan pangan dalam MBG merupakan faktor yang tidak bisa ditawar dan harus diawasi dengan ketat.
Setelah aspek keamanan pangan terpenuhi, unsur kedua yang perlu jadi perhatian adalah enak atau tidak panganan yang disajikan. "Kalau berbicara asupan gizi, itu adalah suatu hal yang tidak tampak. Begitu makanan aman, kemudian makanan disukai, otomatis gizi itu ikut terserap tubuh," tuturnya.
Dampak Positif bagi Pendidikan dan Kehadiran Sekolah
Tujuan MBG tidak hanya terbatas pada pemenuhan kesehatan semata. Program ini juga dirancang untuk meningkatkan kehadiran siswa di sekolah. Adanya makan siang gratis membuat anak-anak tertarik untuk hadir dan tidak absen dengan alasan membantu orang tua akibat kemiskinan.
Selain itu, dengan status gizi yang membaik, anak-anak menjadi lebih sehat dan tidak mudah sakit, sehingga frekuensi ketidakhadiran pun berkurang. Dari sisi akademis, peningkatan asupan gizi diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi belajar, yang pada akhirnya tercermin dari perbaikan nilai rapor setiap semester.
Peran Aktif Masyarakat dalam Keberhasilan MBG
Sebagai upaya mendukung keberhasilan program MBG, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan. Peran guru, misalnya, dapat dimulai dari hal sederhana seperti mengarahkan anak didik untuk mencuci tangan sebelum makan dan membudayakan makan bersama di kelas.
Orang tua juga dapat berperan sebagai pengawas informal. Jika diperlukan, mereka dapat melihat langsung proses pengolahan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan membantu meminimalisir insiden keamanan pangan.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, MBG diharapkan dapat mencapai tujuannya dalam membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya: Kronologi & Analisis Ahli Kasus Ijazah Jokowi
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional