Namun, situasi berubah drastis ketika cuaca ekstrem datang secara tiba-tiba. Ombak besar menghantam area tersebut, menyebabkan kedua kapal yang baru diselamatkan itu terseret kembali ke area berbahaya yang dipenuhi karang dan batu.
Dalam kondisi chaos tersebut, kapal TB Kawan Kita 11 sendiri mengalami nasib buruk. Danpos USS Tanjung Pandan, Muhammad Syahdan, mengonfirmasi bahwa kapal mengalami kebocoran parah di bagian mesin, yang pada akhirnya menyebabkan kapal tidak dapat diselamatkan dan tenggelam.
Proses Evakuasi Korban dan Kondisi Kru
Proses evakuasi korban berlangsung sangat dramatis di tengah cuaca buruk dan ombak besar. Jasad Selamat Riadi yang menjadi korban meninggal telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Pandan untuk proses lebih lanjut.
Sementara itu, ketujuh kru kapal yang selamat dari musibah tenggelamnya kapal di Belitung ini juga telah menjalani pemeriksaan medis. Mereka juga diberikan layanan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis pasca mengalami kejadian yang mengerikan tersebut.
Artikel Terkait
Alasan Ahok Mundur dari Pertamina: Beda Pandangan Politik dengan Jokowi Terungkap di Sidang
Eskalasi Iran-AS 2024: Jenderal AS Tiba di Israel, Iran Siap Serang Duluan
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi: Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi
Aturan Baru BGN: Larangan Bawa Pulang Makanan MBG, Ini Tujuan & Dampaknya