Ia juga memberikan gambaran tentang kehidupan nyata di pesantren, seperti adanya santri yang tidak mampu membayar biaya dan ditanggung oleh kyainya, atau santri yang bekerja kepada kyai karena tidak membawa biaya. Hal-hal ini, menurutnya, menunjukkan nilai-nilai keikhlasan dan kebersamaan.
Maman menambahkan, para ustaz di pesantren tidak hanya mengajarkan teori, tetapi telah mempraktikkan konsep keikhlasan dengan mengutamakan keberkahan daripada gaji materiil. Ini merupakan nilai luhur yang patut dipelajari oleh semua pihak.
Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/16/683431/dpr-sarankan-pimpinan-trans7-nyantri-40-hari-di-pesantren-
Artikel Terkait
Jerman Bangkitkan Raksasa Militer: Target Jadi Angkatan Darat Terkuat Eropa 2026
Wali Kota Madiun Maidi Ditangkap KPK: Dugaan Fee Proyek & CSR, Kekayaan Rp16,9 M
Timothy Ronald Dilaporkan Agnes Stefani ke Polisi, Rugi Rp1 Miliar dari Trading Crypto
Kiai Desak PBNU Pecat Kader Tersangka Korupsi, Termasuk Gus Yaqut: Membiarkan Itu Haram